Tuesday, 17 March 2020. 1:22 pm
Berita

PERAYAAN NYEPI TAHUN BARU SAKA 1942 INTERNET TETAP DITIADAKAN

JarrakposMataram – Denpasar – Selasa (17/03/2020), Parisada Provinsi Bali pagi hingga siang hari ini mengadakan rapat di kantor sekretariat PHDI Bali untuk membahas pelaksanaan Hari Suci Nyepi tahun Saka 1942 yang berkaitan dengan imbauan Bapak Presiden mengenai upaya-upaya penangangan penyakit yang disebabkan oleh Covid-19.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua Parisada Bali, Prof.I Gusti Ngurah Sudiana dengan menghadirkan jajaran kepengurusan parisada se-provinsi Bali serta perwakilan sulinggih dan desa pekraman berhasil mengambil beberapa keputusan penting.

Usai rapat, acara bergeser ke kantor gubernur untuk disahkan Bapak Gubernur sehingga hasil rapat resmi menjadi keputusan untuk disosialisasikan ke masyarakat. Di sana juga sekaligus diadakan jumpa pers dengan awak media yang sudah menunggu sejak pagi hari.

Saat diwawancarai awak media, Prof.I Gusti Ngurah Sudiana memaparkan, bahwa pelaksanaan Catur Brata penyepian dilaksanakan seperti biasa mulai pukul 06.00 tanggal 25 Maret sampai pukul 06.00 keesokan harinya. Pelaksanaan upacara melasti agar dilaksanakan dengan memilih campuhan, beji, danau, atau pantai yang terdekat dengan masing-masing desa pekraman dan yang sakit jangan memaksakan diri mengikuti pemelastian.

Untuk pengarakan ogoh-ogoh cukup mengitari wilayah dimasing-masing banjar dan saat Nyepi internet tetap dinonaktifkan seperti pelaksanaan Nyepi tahun lalu.

Ditanya mengenai surat permohonan dispensasi oleh Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI), Sudiana menjelaskan bahwa bila ada masalah urgensi kan bisa berkoordinasi dengan pecalang setempat.

“Masalah internet ini sering menjadi pemicu hal-hal yang tidak kita inginkan saat perayaan Nyepi sehingga internet tetap kita tiadakan,”imbuhnya.

 

 

Editor: Lle

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *