Connect with us

Berita

Peduli UMKM, HBK Adakan Literasi Jasa Keuangan di Mataram

Published

on

MATARAM, WWW.JARRAKPOSMATARAM.COM, Wakil Ketua Komisi I DPR RI, H. Bambang Kristiono, atau yang akrab dipanggil HBK memanfaatkan masa resesnya dengan berbagai kegiatan. Salah satu yang dilakukan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM, adalah dengan menggelar kegiatan literasi jasa keuangan di Kota Mataram.

Kegiatan bertema “Penyuluhan Jasa Keuangan Bersama Anggota DPR RI H. Bambang Kristiono (HBK)” ini, digelar pada hari Kamis (30/7) melibatkan Tim HBK PEDULI Kota Mataram bekerjasama dengan Yayasan Swadaya Membangun Mataram, dan OJK Provinsi NTB.

Penyuluhan dilaksanakan di 6 Kecamatan yang ada di Kota Mataram, dengan menghadirkan peserta antara lain para pelaku UMKM terdampak Covid-19, pelaku industri jasa keuangan lokal, pelaku pariwisata, dan pelaku jasa transportasi.

“Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian Pak HBK kepada UMKM terdampak Covid-19 di Kota Mataram. Materi kegiatan penyuluhan jasa keuangan antara lain, tentang edukasi dan pemanfaatan produk industri Jasa Keuangan secara door to door dimasa pandemi Covid19”, kata Ketua HBK PEDULI Kota Mataram, Ustadz Amrilah, di sela-sela kegiatannya, Kamis (30/07) di Mataram.

Selain kegiatan penyuluhan jasa keuangan, Tim HBK PEDULI juga menyalurkan bantuan berupa paket sembako dari untuk masyarakat terdampak pandemi Covid19.

Ustads Amrilah mengatakan, metode penyaluran bantuan paket2 sembako ini dilaksanakan secara door to door, kepada kelompok2 sasaran terutama masyarakat terdampak, dengan tetap memperhatikan dan mentaati protokol Covid19.

Tiap paket sembako itu terdiri dari beras beras 3 Kg, Minyak goreng 1 Liter, Gula Pasir 1 Kg, Ikan Sarden 2 Kaleng, Telur Ayam 1 Trey (10 Butir), Mie Instant 4 Bungkus, Hand Sanitizer 100 ml 1 Botol, dan Masker.

Bantuan yang diberikan sebanyak 500 paket sembako tersebut, sebanyak 200 paket sembako disalurkan bersama Yayasan Swadaya Membangun Mataram, dengan sasaran para orang tua jompo, para anak yatim piatu yang tidak mampu, dan kelompok Nelayan di wilayah Pondok Perasi.

Kemudian 300 paket Sembako lainnya, disalurkan di Kecamatan2 yang ada di Kota Mataram oleh Tim HBK PEDULI Kota Mataram dan para pengurus PAC Partai Gerindra Kota Mataram”, kata Amrilah.

Ustads Amrilah mengaku bangga dengan kegiatan yang dilakukan HBK di Kota Mataram. Ia mengatakan, bantuan yang disalurkan mendapat respons positif dan sangat antusias dari masyarakat, dan Ia berharap bantuan tersebut dapat bermanfaat, meringankan kesulitan masyarakat terdampak Covid19.

“Saya bangga menjadi bagian dari Tim HBK PEDULI, menjalankan instruksi2 Pak HBK untuk terus berada di tengah-tengah masyarakat yang diwakilinya. Pembagian 500 paket sembako bagi masyarakat Kota Mataram terdampak Covid19 pada hari ini, telah mendapatkan respons dan apresiasi yang sangat luar biasa”, imbuhnya.

Salah satu penerima bantuan M Husni, seorang nelayan di Pondok Perasi, Ampenan, mengaku tidak mengenal HBK, dan juga bukan pemilihnya pada saat Pileg lalu. Namun ia bangga dan terharu, karena juga ikut mendapat bantuan yang tanpa pandang bulu.

“Saya secara pribadi tidak mengenal Pak HBK, saya juga bukan pemilihnya. Tapi program-program dan kepeduliannya Pak HBK, telah menyentuh orang-orang seperti kami. Mudah-mudahan Pak HBK dan keluarga sehat terus, dan dilimpahi rezeki yang cukup,” ujarnya.

Sementara itu secara terpisah, Wakil Ketua Komisi I DPR RI H Bambang Kristiono (HBK) mengatakan, kegiatan di masa reses ini dihajadkan untuk menyentuh masyarakat di bawah, terutama masyarakat dan pelaku UMKM terdampak Covid-19.

HBK menyampaikan apresiasi kepada OJK dan semua Tim HBK Peduli yang sudah bersama-sama memberikan literasi jasa keuangan bagi para pelaku UMKM.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak OJK yang telah bersedia bekerjasama dengan Yayasan Swadaya Membangun Mataram, dan Tim HBK PEDULI Kota Mataram, dalam kegiatan penyuluhan kepada para pelaku usaha IKM, yang dilanjutkan dengan penyaluran bantuan paket2 sembako bagi masyarakat terdampak Covid19,” kata HBK.

Pria Humble yang dikenal sebagai Samurai Prabowo ini menegaskan, dalam situasi sulit akibat pandemi Covid19 ini, empati dan rasa kesetiakawanan sosial harus ditingkatkan.

“Dalam situasi saat ini empati dan rasa kesetiakawanan sosial kita diuji. Sebagai pejuang, kita menjawabnya dengan aksi-aksi nyata di lapangan, terus berbagi dan mengulurkan bantuan kepada masyarakat-masyarakat yang membutuhkan. Saya minta kepada Tim HBK PEDULI Kota Mataram untuk terus turun ke masyarakat, membantu dan mendampingi mereka pada saat-saat sulit seperti ini,”tukas HBK.( Muhfad )

Redaksi : Aj

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita

Selly-Manan Akan Lengkapi Pusat Kuliner Ikan Di Mataram Dengan Sarana Toilet Portable

Published

on

By

NUSA TENGGARA BARAT, WWW.JARRAKPOSMATARAM.COM, Kota Mataram nyaris tak punya ikon pariwisata alam yang wow, seperti di daerah Kabupaten lainnya di NTB. Kawasan pantai di sekitar Loang Baloq hingga pantai Gading, Kecamatan Sekarbela, pun menjadi satu-satunya tumpuan pariwisata pantai di ibukota NTB ini.

Meski sudah mulai berkembang sebagai pusat kuliner ikan bakar dan seafood, namun penataan ruang, kebersihan, dan kelengkapan sarana penunjang di kawasan pantai ini masih sangat kurang. Salah satunya adalah sulitnya menemukan fasilitas toilet umum di pantai ini, dan juga ruas jalan dimana banyak kedai kuliner berjajar.

Pasangan Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Mataram, Hj Putu Selly Andayani dan H Abdul Manan berencana menggagas pengembangan wisata pantai yang bersih dan nyaman di Kota Mataram. Karena itu, pasangan kuat yang diusung koalisi PDIP dan PKS ini akan memulainya dengan melengkapi sarana toilet portable di kawasan pantai tersebut.

“Kami turun ke lapangan, melihat bagaimana ekonomi masyarakat bisa bergerak dengan potensi kuliner ikannya di pantai ini. Tapi ada keterbatasan toilet yang seringkali menjadi keluhan pengunjung. Nah, kami Selly-Manan akan berbuat dengan melengkapi sarana toilet portable, secara bertahap,” kata Calon Walikota Mataram, Hj Putu Selly Andayani , Rabu (5/8).

Menurutnya, unit toilet portable akan disalurkan ke kelompok nelayan atau kelompok usaha masyarakat di kawasan pantai dan juga ruas jalan sepanjang Loang Balog hingga Pantai Gading.

Unit toilet portable itu nantinya kemudian akan dikelola oleh kelompok masyarakat sebagai toilet umum bagi pengunjung atau wisatawan yang datang. Pengunjung bisa dikenai biaya Rp2000 untuk mengunakan toilet, uang yang terkumpul bisa digunakan kelompok pengelola untuk pemeliharaan.

Selly mengatakan, hal ini dilakukan bukan sekadar untuk menyediakan fasilitas kebersihan untuk wisatawan, tetapi juga sekaligus meningkatkan kesadaran pola hidup bersih di tengah masyarakat pesisir.

“Sehingga pengunjung dan wisatawan yang datang untuk menikmati kuliner ikan, juga bisa nyaman. Sebab kadang kala tidak enak juga saat ingin ke toilet, tapi fasilitasnya tidak tersedia, ini bisa mengurangi kesan,” tukasnya.

Mantan Kepala Dinas Perdagangan NTB ini mengatakan, potensi wisata di Kota Mataram memang hanya bisa dikembangkan dengan konsep pariwisata buatan, atau pariwisata alam yang benar-benar digenjot kelengkapannya. Jika tidak, tentu Kota ini akan terus kalah bersaing dalam menarik minat wisatawan dengan Kabupaten/Kota lainnya di NTB.(RED/AJ)

PENULIS : MUHFAD

Continue Reading

Berita

PRESIDEN JOKOWI MENEGASKAN PILKADA 9 DESEMBER 2020 MENDATANG MOMENTUM BARU DALAM PELAKSANAAN PILKADA

Published

on

By

WWW.JARRAKPOSMATARAM.COM, Pilkada serentak akan berlangsung pada 9 Desember 2020 mendatang harus memenuhi dua hal.

Pertama, harus berjalan secara demokratis, luber (langsung, umum, bebas, rahasia) dan jurdil (jujur, adil).

Kedua, di tengah situasi pandemi seperti saat ini, keselamatan dan keamanan dari Covid-19 harus menjadi perhatian utama. Penerapan protokol kesehatan harus diterapkan secara konsisten untuk mencegah munculnya klaster penularan baru saat Pilkada serentak berlangsung.

Selain itu, penyelenggaraan Pilkada di tengah pandemi ini dapat menjadi sebuah momentum baru untuk melahirkan sekaligus menampilkan cara-cara dan terobosan baru dalam pelaksanaan Pilkada, baik dari sisi penyelenggara maupun pesertanya.

Demikian disampaikan Presiden Jokowi pada hari ini Rabo, 5 Agustus 2020 di Jakarta. (Red/Aj)

Penulis : Boy Arsa

Continue Reading

Berita

Rakor “Sosialisasi dan Field Check ENC TSS Selat Lombok” Digelar Di Atas KRI Diponegoro

Published

on

By

WWW.JARRAKPOSMATARAM.COM, Kepala Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Kapushidrosal) Laksamana Muda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos., S.H., M.H. dan Pangkoarmada II Laksda TNI Heru Kusmanto, S.E., M.M. , didampingi Danguskamla Koarmada II Laksma TNI Rachmad Jayadi dan Asops Koarmada II Kolonel Laut (P) Haris Bimo Bayu Seto menghadiri rapat koordinasi (Rakor) “Sosialisasi dan Field Check ENC TSS Selat Lombok” yang digelar di atas KRI Diponegoro-365, saat bertolak dari Pelabuhan Benoa, Denpasar, Selasa (4/8).

Dalam kegiatan yang berlangsung sekitar 5 jam itu, turut dilibatkan KRI Gulamah-869 hingga ke Selat Lombok yang terletak di jalur lalu lintas kapal yang dikategorikan sebagai ALKI II, merupakan jalur lalu lintas internasional yang memiliki kepadatan tinggi karena keberadaan kawasan wisata di sekitarnya. Berdasarkan data terakhir, rata-rata setiap tahunnya melintas lebih dari 33 ribu unit kapal dengan draft yang dalam tujuan Australia mengambil jalur Selat Lombok sebagai rute berlayar.

Dengan kepadatan lalu lintas laut di area ini, pemberlakuan Traffic Separation Scheme (TSS) Selat Lombok (sejak 1 Juli 2020) diharapkan dapat meningkatkan keamanan dan keselamatan bernavigasi bagi kapal-kapal yang berlayar di sepanjang alur tersebut. Bahkan telah dilaksanakan rangkaian kegiatan untuk mendukung kesiapan seluruh infrastruktur keselamatan navigasi, berupa rapat koordinasi (rakor) dan sejumlah kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan oleh lembaga pemerintah terkait bidang kemaritiman seperti, Kemenkomar, Kementerian Perhubungan, Bakamla, Polairud, Basarnas, KSOP dan TNI AL.

Setiap lembaga tersebut secara aktif menyiapkan diri demi suksesnya penerapan TSS di ALKI II Selat Lombok. Hal ini merupakan salah satu bentuk nyata dan peran aktif TNI AL dalam mengawal kepentingan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di perairan ALKI II Selat Lombok.

Selain itu juga merupakan media TNI AL dalam hal ini Koarmada II sebagai pengampu wilayah perairan wilayah ALKI II dan Pushidrosal sebagai pembuat peta laut untuk memastikan produk peta laut yang digunakan oleh kapal-kapal yang berlayar di area ini dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Kapushidrosal menyampaikan, penetapan TSS di perairan Selat Sunda dan Selat Lombok akan meningkatkan jaminan keamanan dan keselamatan navigasi pelayaran serta perlindungan lingkungan laut di sekitarnya.

“Selat Lombok adalah bagian dari empat choke-point yang terletak di Indonesia selain Selat Sunda, Selat Malaka dan Selat Makassar sebagai jalur pelayaran internasional dari sembilan choke-point yang ada dunia. Selain itu, keberadaan TSS akan mempermudah pemantauan lalu lintas pelayaran yang melewati dua dari sembilan choke-point dunia tersebut,” kata Kapushidrosal.

Sebelum diadopsinya TSS oleh IMO pada Sidang sesi ke-101 Maritime Safety Committee (10 Juni 2019), Pushidrosal telah mempersiapkan rencana penetapan TSS tersebut dengan melaksanakan survei hidrografi pada tahun 2016 hingga 2017 di Selat Sunda dan Selat Lombok. Dengan demikian, Indonesia menjadi negara kepulauan (archipelagic state) pertama di dunia yang memiliki bagan pemisahan alur laut atau TSS di alur laut kepulauan Indonesia.

Sebelumnya Indonesia bersama Malaysia dan Singapura telah memiliki TSS di Selat Malaka dan Selat Singapura, namun TSS di Selat Malaka dan Selat Singapura tersebut berbeda pengaturannya, karena dimiliki oleh tiga negara. Sementara untuk TSS di Selat Sunda dan Selat Lombok hanya Indonesia yang memiliki wewenang untuk pengaturannya.

Kapushidrosal menambahkan bahwa, cakupan 100 persen dari survei hidrografi dilakukan untuk memberikan kategori ketelitian tinggi yang dibutuhkan untuk navigasi yaitu Category Zone of Confidence (CATZOC) serta mendukung kebutuhan data guna proses pengkajian dan desain TSS. Salah satu kajian yang disiapkan sebagai pra-syarat proposal ke IMO dibuat dalam bentuk analisis risiko TSS menggunakan IWRAP (IALA Water Risk Assessment Program) yang dilaksanakan oleh tim teknis delegasi Indonesia yang terdiri dari K/L terkait khususnya Ditjen Perhubungan Laut dan telah disetujui oleh IMO dhi Sub-Committee Navigation, Communication, Search and Rescue pada Januari 2019.

Terkait hal ini, Pangkoarmada II siap mendukung dengan menghadirkan beberapa kapal perang yang akan dioperasikan di sepanjang ALKI tersebut. Selain menggelar operasi penegakan kedaulatan dan operasi penegakan hukum serta memberikan rasa aman bagi mereka yang menggunakan jasa laut untuk transportasi.

“Kami hadir untuk mengamankan seluruh perairan yurisdiksi nasional, di mana Koarmada II wilayah kerjanya di Indonesia bagian tengah. Selain KRI juga akan dibackup beberapa kapal Angkatan Laut lainnya, mengingat jalur ALKI II ini cukup panjang dari Laut Sulawesi hingga Selat Lombok,” jelas Laksda Heru Kusmanto.

Turut hadir, Danlanal Denpasar Kolonel Laut (P) Ketut Budiantara, SE, Ditopssurta Kolonel Laut (P) Haris Djoko Nugroho, MSi, Dispeta Kolonel Laut (P) Oke Dwiyana Pribadi, SH, MM, Disinfolahta Letkol Laut (KH) Stepanus H. Kristianto, SS, Disprodisi Lettu Laut (P) Satrio Tegas Wicaksono, BEng.

Termasuk, CEO dan GM Pelindo III Benoa diwakili Recky Julius Uruila (Manager Regional Pelayanan Kapal), Kadisnav Benoa Saham Amir Syarif, GM PT ASDP Padangbai diwakili Salim Tohari (Operator STC ASDP Padangbai), Ka KSOP Kelas II Benoa diwakili Mustajib (Kasi Syahbandar), Ka KSOP Kelas II Lembar HM Junaidin, Ka KSOP Kelas IV Padangbai diwakili Samuel, Ka Badan SAR Denpasar Gede Darmada, dan sejumlah pejabat terkait.

PENULIS : BENI
EDITOR : AJ

Continue Reading

Trending

Copyright © 2020 Jarrakposmataram.com