Connect with us

Stories

ALDRIN AVIANANDA

Published

on

JARRAKPOSMATARAM – Siapa yang pernah menyangka lulusan ITB bisa bekerja di Amerika ? Aldrin Aviananda membuktikannya. Lulusan elektro ITB ini mampu bekerja di Silicon Valley, California-USA. Pekerjaannya adalah merancang IC untuk digunakan pada internet.

Aldrin Aviananda masuk elektro ITB pada tahun 1987. Prestasinya sangat cemerlang. Sewaktu di ITB dosen pembimbingnya menugasinya untuk merancang IC. Tugas ini dapat diselesaikannya dengan sempurna sehingga dia lulus pada tahun 1992 dengan predikat sangat memuaskan. Kemudian nasib membawanya untuk bekerja di negeri Paman Sam.

Aldrin Aviananda hidup bahagia dengan istri dan anak-anaknya di Amerika. Lelaki yang punya hobi naik gunung ini menikahi teman seangkatannya lulusan Arsitektur ITB. Berdua meraih mimpi. Berdua bekerja keras untuk mengejar prestasi di kampus. Hingga akhirnya bersanding di pelaminan.

Silicon Valley adalah lembah tempat perusahaan elektronika di Amerika. Mark Zuckerberg pemilik Facebook berkantor pusat di sini. Software media sosial ini mempunyai milyaran pengguna. Demikian pula raksasa komputer Apple juga berkedudukan di Silicon Valley ini.

 

Penulis : I Wayan Budiartawan

Editor : Lle

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Stories

SMA 2 Denpasar Dulu Dan Kini

Published

on

By

JARRAKPOSMATARAM.COM — Ir. I Made Dana M. Tangkas adalah lulusan SMA 2 Denpasar. Setelah lulus dia masuk ITB tahun 1984. Kuliah di Jurusan Teknik Industri ITB dia jalani selama 5 tahun. Setelah tamat dia memulai karir di PT Astra Internasional sampai ke posisi puncak (direktur) dari bawah. SMA 2 Denpasar pun harum namanya di Indonesia karena dia.

Beda dengan Oka Rusmini. Perempuan Bali ini seorang pegiat sastra yang terkemuka. Selain menjadi dosen di Fakultas Sastra UNUD, dia juga bekerja sebagai wartawan dan akhirnya menjadi salah seorang redaksi surat kabar Bali Post. Dia masuk SMA 2 Denpasar tahun 1984. Kuliah di Fakultas sastra UGM dia tempuh selama 5 tahun sejak tahun 1987.

SMA 2 Denpasar terletak di Jalan Sudirman. Sekarang gedung baru telah dibangun dengan mengandalkan uang bangunan dari para siswa. SMA 2 Denpasar menerima siswa-siswi dari seantero wilayah Kabupaten Badung. Siswa-siswi dari luar dapat juga diterima mesti jumlahnya sangat dibatasi.

Ir. I Made Dana M. Tangkas dan Oka Rusmini tentu saja dua sosok yang menonjol di negeri ini yang merupakan alumni SMA 2 Denpasar. Semua orang masih ingat semboyan SMA 2 Denpasar tempo dulu : SMA 2-ku, SMA 2 – mu, SMA 2 kita tercinta.  Lulusan SMA 2 Denpasar diterima di tengah-tengah masyarakat.

 

 

Penulis : I Wayan Budiartawan

Editor : Lle

Continue Reading

Stories

Ni Nyoman Wangi Yang Kukenal

Published

on

By

JARRAKPOSMATARAM.COM – Tahun 1981-1984 aku duduk di SMP Negeri Rendang.  Aku pernah ikut pemilihan pelajar teladan di Kabupaten Karangasem. Aku mengenal Ni Nyoman Wangi pada kesempatan itu. Wangi, nama panggilannya, berasal dari SMP Negeri Culik. Dia memanggilku Wayan.

Aku dan Wangi lulus tes pemilihan pelajar teladan tingkat Kabupaten Karangasem. Kami diantar kepala kantor dinas setempat dengan mobil Kijang ke Denpasar. Pemilihan pelajar teladan Provinsi Bali berlangsung di Wisma Prajamukti. Sayang kami berdua  tidak lolos di final.

Wangi gadis desa Tista, Abang. Wajahnya sangat manis dan menarik banyak  perhatian. Sangat ramah kepada semua orang yang dijumpainya. Profil pelajar putri yang menjaga kesopanan dengan siapa saja yang bergaul dengannya. Wangi otaknya pintar sehingga sekolahnya mengirimnya untuk menjadi wakil sekolah.

Lulus SMP aku pindah ke  Denpasar untuk melanjutkan sekolah ke tingkat SMA. Aku tidak pernah bertemu lagi dengan Wangi semenjak itu. Aku tidak tahu bagaimana kabarnya bertahun-tahun sampai sekarang. Mungkin Wangi telah hidup bahagia bersama pasangannya beserta anak-cucunya. Aku tidak tahu.

 

 

Penulis : I Wayan Budiartawan

Editor : Lle

Continue Reading

Stories

PASIR JATI

Published

on

By

JARRAKPOSMATARAM.COM – Pada tahun 1995-an saya tinggal di perumahan Pasir Jati, Ujung Berung-Bandung. Saya menyewa rumah pada seorang pensiunan tentara asal Tabanan-Bali. Sewa rumah Rp 600 ribu setahun. Keluar-masuk kompleks perumahan saya menyewa ojek Rp 500 sekali. Saya pulang pergi ke kantor naik angkutan kota (angkot).

Sore hari warung nasi goreng buka di seberang jalan masuk perumahan. Sekali makan harga nasi goreng murah. Di depan di sebelah jalan masuk perumahan sore hari ada orang jualan martabak. Ada dua jenis martabak yang tersedia yaitu martabak manis dan martabak telur. Martabak ini mahal.

Pensiunan tentara induk semang saya dulu menikah dengan sepupunya dan punya dua putri dan seorang putra. Istrinya membuka warung untuk melayani pembeli di kompleks perumahan berupa sayuran dan bumbu dapur kebutuhan sehari-hari. Pensiunan TNI ini agak tertutup sehingga hanya sedikit yang saya ketahui jati dirinya. Yang jelas orang tua ini sebelum pensiun tugasnya di Yon Zipur Ujung Berung. Apa persisnya posisinya  tidak ada orang yang boleh tahu.

Saya punya sedikit posisi yang lebih baik sehingga bisa sewa rumah di sana. Saya masuk ITB lewat ujian tulis sipenmaru pada tahun 1987. Setelah lulus tahun 1992 saya mulai magang jadi peneliti muda di PAU Mikroelektronika ITB. Honornya cukup untuk hidup sebulan sebagai lulusan sarjana S-1.

 

Penulis : I Wayan Budiartawan (PAU Mikroelektronika ITB 1991-1997)

Editor : Lle

Continue Reading

Trending

Copyright © 2020 Jarrakposmataram.com